Galeri Gathering Nulis Buku dan NBC Medan

February 10, 2012 Leave a comment

Yang kemarin datang ke NBC Medan 4 Februari 2012 lalu, coba di cek ini foto-foto yang sempat terekam kemarin ya 🙂

Gathering Nulis Buku dan NBC Medan

February 10, 2012 Leave a comment

Untuk pertama kalinya, setelah NBC Medan dibentuk dan mengumpulkan para pecinta dan penikmat kata, akhirnya diadakan juga Gathering Nulis Buku dan NBC Medan bersama Ollie dan Ika Natassa. Setelah segala kepanikan karena peserta yang datang tidak memenuhi quota yang seharusnya (50 peserta) dan hanya setengahnya yang hadir, acara itu berlangsung juga. Nggak mengurangi asiknya acara juga kok. Karena, Mba Ollie dan Mba Ika tetap semangat untuk berbagi tips menarik tentang menulis.

How To Write In 30 Days – Ollie

Tantangan Mba Ollie kepada seluruh peserta yang hadir. Diharapkan, kami setelah mengikuti gathering ini terpacu untuk bisa men-setting waktu untuk menulis. Apalagi kalau bisa menjadwalkan menulis dalam 30 hari menjadi 1 buku. Wuih. Itu pasti lebih hebat lagi. Padahal, mengingat draft-draft tulisanku yang teronggok dalam folder dan berdebu itu, jadi malu.

Mba Ollie share tips menulis

Padahal, menurut tips yang diberikan oleh Mba Ollie, kita tetap harus menulis walaupun sedang tidak mengikuti project atau deadline menulis. Dan akan lebih baik lagi kalau kita membuat target waktu dan setia pada deadline. Karena MENULIS ITU YG PALING PENTING! @salsabeela #gatheringNBCMEDAN. Dan Mba Ollie juga dengan baik hati membagi slide hari itu di slide share.

Just Write What You Know – Ika Natassa

Mba Ika Natassa yang kebagian sesi kedua membagikan tips nya dengan sangat santai. Sambil duduk, mba Ika mulai bercerita tentang prosesnya menulis buku. 2 buku pertamanya yang diterbitkan oleh Gramedia, proses penerbitannya dilakukan dari Medan. Via email. Kesibukannya sebagai banker di salah satu Bank Swasta Terbesar di Indonesia nggak memungkinnya untuk bolak balik Medan – Jakarta sesuka hati. Maka, bergantung penuh pada koneksi internet, dua bukunya terbit dari Medan. Bukan tanpa tujuan, mba Ika cerita tentang ini adalah untuk mengingatkan, bahwa dari kota manapun kita (meskipun jauh dari ibukota negara) kita tetap bisa menerbitkan buku. No matter what.

Gaya santai mba Ika Natassa bercerita tentang proses kreatifnya

Dan untuk yang sibuk bekerja, dengan waktu yang 9 to 5, hobi menulis tetapi nggak sempat riset, mba Ika menyarankan untuk “Just write what you know!” Karena dia sendiri, tokoh-tokoh di novelnya selalu yang berhubungan dengan banker, tentu saja karena profesi mba Ika juga seorang banker. Dia juga sempat bercerita tentang John Grisham (My Favorite Writer) adalah seorang Pengacara, itu sebabnya hampir seluruh buku-bukunya bercerita tentang pengacara dan dunia hukum (A Time To Kill, The Client, The Pelican Brief and more). Maka, jika kita memang tak sempat untuk melakukan riset, “Just write what you are, and make it fiction!”. Lalu, ada sebuah tips lagi, mba Ika menyebutnya “anchor event”. Anchor event adalah tentang sebuah peristiwa penting dan berkesan dalam hidupmu, lalu tuliskan. Ah tips yang cocok untuk kuli seperti saya yang memang masih harus bertanggung jawab dengan segala urusan client itu. :)

Ah iya, satu lagi pesan mba Ika. Jangan jadikan menulis itu sebagai BEBAN. Just let it flow. Mudah-mudahan kita akan bisa menulis dengan baik. Dan bisa menerbitkan buku best seller juga. *Amiiiinnn….*

Gathering yang menyenangkan. Pengalaman luar biasa. Bertemu penulis-penulis best seller, mendapatkan tips menulis semoga memacu peserta yang hadir untuk bisa terus menulis dan konsisten untuk tetap menulis (terutama saya).

Puisi

July 11, 2011 Leave a comment

Bilik Senja 1

karya : Dara Syahadah

Senja tadi mengarungi endapan curahan

pun rerumputan bisu berseteru

mencumbu bilik kita yang masih pilu

sebaris aurora terkesima lugu

menyulam tanya berkalung angan

 

 

 

Bilik Senja 2

  bukankah bait itu tak lagi merangkai kita

bersebab kenang enggan berkilah

meski luka berwujud rona

sedang gerimis mengingat lalu

hinggap abadi  berpimpin rindu

 

 

 

Dimuat di Medan Bisnis 22 Mei 2011

CERPEN

July 11, 2011 Leave a comment

Jawaban Rindu


karya Dara Syahadah


                   Sisa-sisa suaranya pun tak pernah terdengar lagi. Begitulah seterusnya hingga waktu pun membawanya ke dalam perjalanan waktu. Perjalanan waktu yang merubah semua dahaga menjadi resah bahkan semakin gelisah. Bangku-bangku taman menyambutnya dengan titisan embun, layaknya hati yang masih terkikis. Terlintas kejadian itu di benaknya sekarang.

                “Apakah ini salahku karena sudah masuk ke dalam kehidupannya, atau apa ini kesalahannya yang telah masuk ke dalam kehidupanku. Atau ini kesalahanmu  yang telah mempertemukanku dengannya. Semalam bersamanya merupakan kebahagiaan yang kuinginkan selama ini, tapi itu hanya kebahagiaan semu.”

“Risya, jangan melamun terus!”.

“Kamu farhan, selalu saja ganggu aku lagi termenung!”

Farhan yang menjadi teman bahkan sahabat Risya selama ini, tak sedikitpun mengerti yang dirasakannya saat ini. Tak sanggup rasanya Ia menceritakan padanya, mungkin  suatu saat nanti Farhan akan mengerti.

“Kebahagiaan yang membawaku ke dalam satu dilema. Semua itu terjadi karena kesalahan, tetap pada kesalahan yang sama, menjadikannya sebagai sahabat merupakan sebuah pilihan.” Batinku mengatakan penuh gelisah

Sore itu farhan berniat mengajak Risya pergi ke suatu tempat, untuk kesekian kalinya caranya yang selalu misterius membuatnya tak berucap sepatah katapun.

“Risya haruskah kita tetap bersahabat meski waktu tak  menyatukan kita dan jika itu terjadi aku ingin mengubah jalan kita?”

“Kamu jangan bercanda, sebaiknya kita membahas yang lain saja ya?”

Terlihat Farhan hanya memandang hamparan langit biru sambil berucap lirih, “Salahkah jika suatu saat pilihan itu salah dan bisa berubah?”

“Farhan, kita pulang saja!”

“Farhan…. Farhan…. Farhan… Bangun.”

***

         Sejak kepergian Farhan, Risya menjadi pendiam  dan memilih menjauhkan diri dari teman-temannya. Risya merasa bersalah atas meninggalnya Farhan sehingga Ia memutuskan untuk pindah kuliah ke kota kelahirannya, Bandung. Kota yang sejak dulu menjadi impiannya bersama Farhan.

“Farhan, izinkanku melupakanmu sebab kau tak pernah mencintaiku!”

Dan itulah ucapan Risya terakhir di pusara Farhan sebelum Ia pergi meninggalkan semua kenangannya, keresahannya bersama Farhan .

Setelah beberapa bulan Risya kuliah di kampus yang baru, Ia sudah mulai bisa melupakan sosok Farhan. Walaupun foto-foto Farhan masih terpajang indah di dinding kamarnya, namun ia tetap berusaha untuk tidak mengingat semua kisahnya terdahulu.

Tugas kuliah yang tak kunjung selesai, mengharuskannya untuk mencari referensi-referensi baru. Berjam-jam Ia keliling bursa buku bekas, akhirnya ia menemukan buku yang dicarinya sejak pagi. Namun tiba-tiba ada seseorang yang mendekatinya,

“Benar kamu yang bernama Risya?”

“Kamu siapa, kenal aku dari siapa?”

“Sebaiknya kita tak perlu kenal sebab saya  hanya ingin memberikan sesuatu untukmu, titipan dari seseorang yang selama ini menunggu jawabanmu.”

Risya berpikir keras untuk mengingat semua janji-janji yang pernah diucapkannya, tapi ia merasa semua janjinya telah dilunasinya. Tanpa  bertanya-tanya lagi darimana titipan itu, ia langsung mengambilnya dan meninggalkan bursa buku bekas menuju kosnya.

Begitu sampai di kosnya Ia langsung meletakkan titipan yang dibawanya dari bursa buku bekas tadi sore di dalam lemarinya. Ia masih sibuk dengan tugas-tugasnya hingga larut malam dan keesokan harinya Ia menghadapi ujian akhir semester. Risya merasa bahagia sebab kuliah akan libur sebulan dan ia berencana untuk berlibur sekaligus reuni bersama teman-teman SMU nya. Dan Ia pun sudah memesan tiket pesawat untuk penerbangan esok hari.

Berakhir sudah masa-masa sulit menghadapi ujian akhir dan Risyah mulai memejamkan matanya untuk beristirahat setelah mengemasi pakaiannya yang akan dibawanya besok.

Dalam tidurnya Risyah bertemu dengan Farhan, saat Risyah ingin memeluknya tiba-tiba Farhan meninggalkannya pergi jauh. Risyah terduduk pasrah melihat kepergian Farhan.

Lalu ia terbangun dari tidurnya dan mengambil wudhu untuk bermunajat pada Sang Perindu.

Tiba-tiba ia ingat sesuatu yang pernah dibawanya dari bursa buku bekas beberapa hari yang lalu. Ia pun mulai mencari di sudut-sudut kamarnya tapi tak ditemukan juga, tanpa sengaja ia melihat bungkusan berwarna ungu di dalam lemarinya.

Namun Ia berniat membawanya esok hari dan akan membukanya di dalam pesawat.

Setelah Ia menemukan tempat duduknya, Ia mulai membuka pelan-pelan bungkusan ungu tersebut. Namun Risya hanya menemukan beberapa lembar kertas yang diketik rapi oleh penulisnya.

“Rasa yang telah lama kusimpan sebab ku menunggu titisan jiwa yang yang membasahi jiwaku yang telah tandus, namun ku yakin engkau kan datang saat waktu telah merengkuh kita untuk berpadu.”

“Perjalanan ini kan semakin membingungkanku dengan adanya kertas-kertas ini, sebaiknya kubuang saja bungkusan  ini, tapi apakah ini ?”

“Andai kita berpadu suatu saat nanti, saat engkau mulai membuka mata ribuan cinta kan beterbangan di sekelilingmu. Cinta yang telah terpendam begitu lama yang tak pernah kuungkapkan pada siapapun dan hanya kucurahkan untukmu.”

Risya berusaha mencari identitas pengirimnya tapi tak ada sedikitpun identitas yang dicantumkan pengirim di bungkusan ungu itu. Namun Ia hanya menemukan seuntai kata yang semakin membingungkannya.

“Bagiku bersanding dihadapan kedua orang tua kita untuk berikrar menuju bahtera sakinah, mawaddah, warrahmah adalah impian terhebat sepanjang hidupku. Telah banyak tulisan-tulisan indah yang kupersembahkan untukmu, sebab engkaulah yang membuatku merasakan cinta yang sesungguhnya.”

Namun kini Risya tak sanggup membendung air matanya.

“Satu permohonanku untukmu, janganlah pergi sedetikpun dari hatiku, hati yang terus mengalirkan ketulusan untuk jiwa yang lembut sepertimu. Engkaulah yang membuatku bisa berjalan, bahkan bisa berlari tapi janganlah engkau yang membuatku tertatih kembali. Kekuranganmu adalah hal yang paling sempurna kumiliki sebab kekuranganku telah Engkau miliki seutuhnya.”

“Risya aku mencintaimu”

Dimuat di Waspada 8 Mei 2011

5 blog yang membahas tentang Fashion

July 10, 2011 Leave a comment

Dunia Fashion  merupakan dunia yang banyak di gemari oleh orang2 di dunia..

bukan hanya wanita bahkan pria juga menyenanginya,,

lihat saja brand-brand terkenal yang desain nya saja adalah pria,,,

so,,buat kamu yang suka sama dunia fashion,,

kamu bisa cek blog dibawah ini :

1.http:://www.shopbob.com

this link can help u to find u want it to use..

2.http://lookbook.nu

web ini dirancang untuk orang-orang yang suka dengan mix or match baju yg mreka gunakan lalu,take their picture and upload,and share to other to give a hype ,,,if you have alot of hype,you will be at HOT . so enjoy this link

3.http://www.velvetbrigade.com/

this link share you more fashion from designer and you can vote it,,and you can submit your design

4.http://www.hottiesworld.com/

ini web membahas fashion yang ga kalah seru dan awesome.beberapa mode terbaru dan daftar harga juga ada.

5.http://www.shopnastygal.com/

apa yang kamu butuhkan?di nastygal kamu bisa dapat apa yang kamu mau dan harga juga udah tercantum dalam dollar

dan masih  banyak lagi we yang membahas tentang fashion mulai dari dalam negeri hingga luar negeri .. semua tergantung pada kamu…

soo,,,,,check this link,,

Categories: Uncategorized

ISTANA KU JAUH DARI JALAN RAYA,SO ??

July 9, 2011 Leave a comment

Punya letak rumah yang jauh dari jalan raya?ga usah takut…gau usah sedih..saya justru sangat senang…Rumah saya posisi nya cukup jauh dari jalan besar,dan sangat dekat dengan sawah..cuma 200cm depan rumah saya,sudah bertambur hamparan sawah yg luas,,

ada beberapa kerugian dan keuntungannya .

kita mulai dari kerugiannya ya :

1.harus jalan cukup jauh jika ingin mencari angkutan umum

2.kata orang sih bnyk nyamuk,namun ini bisa di atasi juga kok,,dgn penyemprot nyamuk atau lotion anti nyamuk 🙂

kayaknya cuma ini deh..:D

keuntungannya :

1.bebas dari polusi suara..kan engga rame yang lalu lalang termasuk kendaraan dan orang2

2.lebih adem..polusi udara lebih minim

3.setiap malam yg hujan,kamu bisa mendengar suara kodok yang cukupp besar dan jungkrik2,,

4.kalau ada hal2 unik dilangit,hamparan sawah bisa menjadi tempat yang cukup luas untuk melihatnya

5.pernah lihat ular asli ga sih?nahh..kalau hujan tiba,terkadang kita bisa melihat ular dengan mata kepala kita sendiri,lewat hendak menyebrang jalan

6.hampara sawah yang notabene berisi tanaman padi yg berwarna hijau,membuat mata kamu menjadi lebih sehat.tahukan kamu,bahwa warna hijau alami membantu mata untuk melihat lebih baik?

7.makin nyaman kamu tinggal,maka pribadi mu juga akan lebih pelan berbicara,,krena udah terbiasa . jika tinggal di dekat jalan raya kan berisik,kalau butuh volume suara yang keras,nah disini karakter mu aakan terbentuk

 

soo,,bersyukurlah punya tempat tinggal jauh dari jlan raya teman…

selamat menikmati istana mu yahh

 

Categories: Uncategorized